Langsung ke konten utama

Bosan Aku dengan Mainanku

Aku mencapai titik jenuh dan kebosanan, bosan pada mainan yang bahkan belum aku eksplorasi lebih lanjut. Bosan karena sebelum puas bermain aku sudah diwanti-wanti dengan kalimat, “Jangan main-main lagi.”
Bosan karena melihat mainanku harus terdiam lebih dulu dibandingkan aku, karena dia terdiam lama setelah aku ajak bicara.
Bosan karena tidak adanya tanggapan ketika aku ajak berkomunikasi. Bosan dengan semua yang dikatakan mainanku berulang kali, hal yang sama namun tak bisa melakukan hal yang senada dengan ucapannya.
Bosan karena mainanku hanya monoton semata yang harus diperhatikan tanpa memperhatikan kembali, bosan karena tatapan mata hanya melulu aku yang menatap dirinya.
Bosan karena setiap nafasnya hanya ketidaktahuan belaka bahwa mainanku itu disangka hidup padahal mati. Bosan karena ia tak menyadari waktunya yang singkat lalu habis binasa.
Bosan karena keangkuhan mainanku yang tidak tahu diri. Bosan karena ia tak tahu menikmati bagaimana dimainkan. Bosan karena ia lupa bahwa ia bisa terdepak begitu saja dan tergantikan yang baru.
Bosan karena mainanku lupa bahwa waktu yang kami alami hanya sebentar. Bosan karena ia tak juga kunjung menerima sinyal perdamaian yang aku kibarkan.
Bosan aku karena lelah. Lelah bermain dengan mainanku. Mainanku yang bahkan belum aku sentuh. Sentuhan yang mungkin tak akan terjadi. Terjadinya pun buru-buru. Buru-buru pula kebersamaan kami. Kebersamaan kami yang singkat. Singkat pula perkenalan kami. Perkenalan kami yang tak tahu bagaimana caranya dimulai. Dimulai lalu kemudian diakhiri. Diakhiri kisah ini di sini.

ADIOS.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Si Pita Hijau, Kuning, dan Merah

Ini pengalaman ospek yang lucu, menggemaskan sekaligus menyebalkan. Pasalnya, aku belum pernah mengalami hal seperti ini. Ini terjadi pagi hari saat hari pertama OKK, ospek untuk Universitas di Depok berlangsung. Jam 7 pagi kami semua harus berkumpul, tapi aku dan teman-temanku malah berjalan santai berlenggang kangkung bak putri solo yang memakai kebaya rapat jaman dahulu. Jadi pada intinya, kita jalannya santai aja padahal ada kakak senior berjakun yang jagain dan ternyata kita nggak boleh naik bikun(alat transport)ke balairung, tempat berkumpul dan acara berlangsung. Otomatis, kita mesti lari-larian dari teknik melewati ekonomi, melewati jalan diantara FIB dan FISIP. Ngos, ngos. Pemeriksaan. Cek list, pass... Jalan santai lagi sambil menikmati hawa sejuk yang agak menusuk kulit tapi pemandangan hijaunya daun menyegarkan sekali. Kami seperti menganggap ini adalah jalan santai, jalan pagi bagi para manula untuk menghindari osteoporosis. Sementara, senior-senior berjakun sudah ber

Lagu Penuntun Malam (yang Dingin) #4

Malem ini dingin banget dan saya kedinginan, bukan maksud ambigu yang lain loh, cuma emang tubuh menggigil. Mungkin karena hujan terus sepanjang hari, mungkin juga karena tubuh yang lagi nggak fit. Bukti kedinginan ( lebay ): Udah pake syal, selimut, sweater ... dan oh, kaos kaki juga. Tapi di malam yang dingin ini ditemani lagu-lagu yang sedikit banyak menghibur. You’ll Be in My Heart-Phill Collins ost. Tarzan (Disney) Come stop your crying It will be all right Just take my hand Hold it tight I will protect you from all around you I will be here Don't you cry For one so small, you seem so strong My arms will hold you, keep you safe and warm This bond between us Can't be broken I will be here Don't you cry 'Cause you'll be in my heart Yes, you'll be in my heart From this day on Now and forever more You'll be in my heart No matter what they say You'll be here in my heart, always Why can't they understand the wa

Email from Eric Charles : How To Make That Guy Commit

Hi Mule, Eric Charles here. Women ask me this question over and over again: How do I get him to call me his girlfriend? - or - How do I get him to become official or exclusive with me? - or - How do I get him to say he's in a relationship with me on Facebook? Maybe you're already in an "official" relationship,  but I would still urge you to keep reading because the  trick  I'm about to reveal applies to all relationships at any stage. In many cases, a woman asks me one of those "how do I  get a title / relationship status" question after  weeks or months of waiting for the guy to commit to  her in some way. Things started out fine and progressed into seeing  each other steadily and regularly. But for whatever  reason, despite the frequent visits, sleepovers,  dates, texts, etc.  he says he doesn't want a relationship. (Or for some, he says he's not ready for some next  step... moving in, marriage, etc.) There's a truth about people - men and