Langsung ke konten utama

Boleh aku cerita sedikit?

Boleh aku cerita sedikit?
Aku sebenarnya sudah tahu apa itu seorang sahabat
Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.
Ketika kamu menemukan seseorang yang kamu anggap sahabat, menghabiskan banyak waktu dengannya, berbagi banyak cerita tentang hidupmu, tak segan membagi uangmu, meluangkan waktu untuk belajar bersama atau sekedar ngobrol hal yang kurang berguna…
Pada masa sulitlah, kamu baru akan mengetahui, apakah benar-benar dia itu sahabatmu, yang tetap akan menemanimu sampai jauh malam untuk sekedar mendengar curahan kepedihan hatimu karena hari ini salah kostum, yang mau menemanimu menangis seharian, atau menerima keadaanmu yang tidak memungkinkan untuk suatu kondisi tertentu.
Bukan itu saja, yang mendukungmu untuk terus maju, yang ikut bahagia ketika kamu mendapat nilai yang lebih baik darinya, yang rela memberikan ucapan selamat ketika dia sendiri kalah darimu, yang tetap tersenyum dan mengalah meskipun dirinya disakiti.
Betapa indahnya bila setiap insan memahami hal ini, saling menjaga perasaan satu sama lain, mengkomunikasikan hati, memaklumkan diri, dan menerima diri mereka dan orang lain apa adanya mereka.

ADIOS.

Komentar

  1. sahabat...
    namun tetap berhati-hati karena orang terdekat juga yang lebih tahu baik buruk kita

    tetap berjuang menjadi sahabat terbaik

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Si Pita Hijau, Kuning, dan Merah

Ini pengalaman ospek yang lucu, menggemaskan sekaligus menyebalkan. Pasalnya, aku belum pernah mengalami hal seperti ini. Ini terjadi pagi hari saat hari pertama OKK, ospek untuk Universitas di Depok berlangsung. Jam 7 pagi kami semua harus berkumpul, tapi aku dan teman-temanku malah berjalan santai berlenggang kangkung bak putri solo yang memakai kebaya rapat jaman dahulu. Jadi pada intinya, kita jalannya santai aja padahal ada kakak senior berjakun yang jagain dan ternyata kita nggak boleh naik bikun(alat transport)ke balairung, tempat berkumpul dan acara berlangsung. Otomatis, kita mesti lari-larian dari teknik melewati ekonomi, melewati jalan diantara FIB dan FISIP. Ngos, ngos. Pemeriksaan. Cek list, pass... Jalan santai lagi sambil menikmati hawa sejuk yang agak menusuk kulit tapi pemandangan hijaunya daun menyegarkan sekali. Kami seperti menganggap ini adalah jalan santai, jalan pagi bagi para manula untuk menghindari osteoporosis. Sementara, senior-senior berjakun sudah ber...

THE END

THE END. ADIOS.

Salam Perpisahan

Halo semua, ini mungkin jadi sapaan terakhir. Mohon maaf kalau terakhir hanya ada dua kata tanpa cuap-cuap perpisahan. Akhirnya, aku memutuskan untuk menulis satu post lagi. Di post dua kata sebelumnya, aku memang berniat untuk menyudahi blog ini. Bukan berarti aku akan berhenti menulis. Tidak, tidak. Menulis adalah bagian hidupku yang tidak bisa kutinggalkan. Kalau ada anugerah Tuhan yang bisa aku miliki, menulis adalah satu-satunya hal yang aku tahu bisa dikembangkan lebih dalam lagi. Mungkin (ini masih mungkin), aku akan membuat blog baru dengan nama baru. Aku sudah lama memikirkannya. Blog baru aku akan kuberi nama dengan anagram dari nama asliku. Blog baru-ku pastinya akan lebih membosankan dari blog ini. Jadi, bagi kamu-kamu yang sudah setia bersama blog ini, selama 9 tahun, terima kasih banyak. O yah, kenapa blog yang baru akan lebih membosankan? Karena isinya akan seputar opiniku mengenai politik dan SARA, pendidikan dan isu sosial di masyarakat, komentar kuli...