Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Science please

Disleksia

Seringkali aku disebut-sebut disleksia oleh beberapa teman karena suka kebolak-baliik kalau ngomong. Tapi karena itu terdengar bercandaan, jadi aku abaikan begitu saja. Namun, beberapa kali ini aku perhatikan mama, kok dia mirip aku yah, suka kebolak-balik dan mengucapkan kata nggak lengkap gitu. Apa iya mama disleksia juga? Kalau iya, apa penyakit itu menurun? Kata disleksia berasal dari bahasa Yunani δυς- dys- ("kesulitan untuk") dan λέξις lexis ("huruf" atau "leksikal"). Ada dua tipe disleksia, yaitu   developmental dyslexsia   (bawaan sejak lahir) dan   aquired dyslexsia   (didapat karena gangguan atau perubahan cara otak kiri membaca). Developmental dyslexsia   diderita sepanjang hidup pasien dan biasanya bersifat genetik. Beberapa   penelitian   menyebutkan bahwa penyakit ini berkaitan dengan disfungsi daerah abu-abu pada   otak . Disfungsi tersebut berhubungan dengan perubahan konektivitas di area fonologis (membaca). Beberapa tanda...

Pemetaan Sederhana

Baru menemukan sebuah buku yang terkait dengan informasi genetik dari sebuah virus kecil yang ukurannya hanya beberapa mikron saja namun memiliki begitu kerumitan penyusun dirinya itu. Ada 5.386 pasangan basa sebagai gambaran dari jumlah informasi yang tekandung dalam DNA virus, sementara untuk bakteri E. Coli saja mempunyai 4 juta pasangan basa dan akan membutuhkan 740 halaman buku ukuran b5 untuk dicetak penulisannya. Padahal materi penyusunnya sederhana, hanya berulang dan terdiri dari kombinasi yang sangat beragam dan mempunyai kharakteristik tersendiri. Merasa luar biasa pada Sang Pencipta bahwa IA menjadikan sesuatu bukan hanya ‘kebetulan’, tapi segala sesuatu telah dirancang sedemkian rupa sesuai dengan fungsi dan tujuan masing-masing. Wow, luar biasa! Untuk hal sekecil itu saja, DIA teramat peduli yah, apalagi untuk membentuk seorang manusia secara utuh! Peneliti melakukan berbagai riset dalam jangka waktu yang sangat panjang untuk menemukan pemetaan informas...

Lethologica

Sebenarnya, sudah lama aku tahu kalau aku (kemungkinan terbesar) mengidap kelainan ini. Mungkin bagi orang lain ringan, iya sih, bukan sesuatu hal serius yang perlu dikhawatirkan, hanya saja agak mengganggu kalau memang lagi kambuh. Nama kelainan itu Lethologica . Apa itu Lethologica ? Dari dua kata awal, lethal yang artinya dapat menyebabkan kematian, dan logical yang artinya kemampuan berpikir atau bertindak. Jadi secara garis besarnya, Lethologica adalah sesuatu yang dapat menyebabkan kematian dalam berpikir dan bertindak. Menurut Wikipedia.com, “Lethologica  is  a  psychological disorder that inhibits an individual's ability to articulate his or her thoughts by temporarily forgetting key words, phrases or names in conversation."   Untuk memperjelas pengertian tersebut, berikut cuplikan case tentang Lethologica . Dumb: You know the word for when you can’t remember a particular word but you know what it represents? Dumber: No. What’s the word? ...

Hubungan Rajawali dengan Energi Mekanik

Saya pernah membaca sebuah buku yang judulnya “Kreatif sampai Mati”. Simple, cover -nya sederhana, tapi begitu melihat bagian dalamnya, menarik. Bukan sekedar novel yang isinya tulisan semua, bukan juga seperti komik-komik anime , tapi perpaduan keduanya membuat saya membacanya sampai habis. Ada dalam satu bab membahas mengenai lambang Transjakarta yang berupa elang bondol membawa tiga biji salak. Dikritik habis-habisan disana dengan lucunya tapi bukan sekedar itu, penulis memberi solusi lain mengenai lambang Transjakarta yang membosankan menjadi lebih menarik dan sedap dipandang sejauh mata memandang adanya bus Tranjakarta itu melaju, elang bondol kekar mengangkat biji salak seperti super hero, mungkin mengartikan bus yang kokoh dan dapat mengangkut penumpang kemudian mengantarkannya secepat elang terbang sampai pemberhentian berikutnya. Bicara soal burung, baru saja hari ini saya diajak menemukan sebuah sajak yang bagus seputar burung. Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan ...

DEMONSTRASI=BEMO+TERASI

Bicara soal demonstrasi, negara Indonesia menjadi sorotan media baik dalam skala nasional maupun internasional. Bukan berarti para demonstran di Indonesia hebat tapi karena seringkali setiap demonstrasi, akan diakhiri dengan aksi anarkis dan kericuhan, membuat jalanan macet dan menjadi sebuah teror bagi masyarakat sekitar yang kebetulan melalui lokasi demonstrasi. Bukan berarti negara lain bebas dari aksi anarkis demonstrasi di negaranya, bahkan saling pukul dan saling tikam tak segan-segan untuk dilakukan. Namun, lagi-lagi Indonesia seolah menjadi kambing hitam, menjadi olok-olok dan tontonan komedi bagi dunia. Akhirnya, demonstrasi di Indonesia tenar, setenar alat transportasi khas di beberapa wilayah Indonesia, bemo, dan seterkenal sambal pedas khas Indonesia yang harum, unik, dan sangat pedas, terasi (konon katanya merupakan sambal terpedas mengalahkan sambal di India dan Meksiko). Apakah para demonstran lantas berbangga dengan ‘Prestasi’ macam ini? Salah seorang kolega me...

Dan Pertanyaan Berikutnya

Ketika Orville Wright dan   Wilbur   Wright, dua Wright bersaudara dari tujuh lainnya memiliki ide untuk terbang, mereka merealisasikannya dengan membuat sebuah model alat yang saat ini kita kenal dengan pesawat terbang. Memang, tidak secanggih yang sekarang, namun konsep dasar yang dibuat oleh merekalah yang digunakan masa kini. Thomas Alva Edison, penemu bola lampu   listrik dan   gramophone , juga   kamera film . Ketiga penemuannya membangkitkan industri-industri besar bagi industri listrik, rekaman dan film yang akhirnya mempengaruhi kehidupan masyarakat di seluruh dunia. " Genius adalah 99% kerja keras " quote Sir Edison. Isaac Newton, beranjak dari keluarga broken home , ia sukses menjadi ahli matematika dan ilmuwan yang sangat dihormati pada masanya. Menemukan teori mekanika dan gravitasi, Sir Newton sanggup menjadi salah satu ilmuwan paling berpengaruh dan penting dalam perkembangan pembangunan hingga masa kini. Michael Faraday ...

Bagian Terkecil Sekalipun

Dan sekali lagi betapa mensyukuri hidup itu penting, walau kadang banyak yang menganggap sepele untuk berkata, “Terimakasih Tuhan.” Ketika duduk dan merenung sejenak, wush... datanglah suatu ide yang cukup sederhana namun seringkali terluput. Ini lantaran sakit perut karena maag kambuh. Maaf-maaf, bukannya saya tidak tertib karena telat makan, tapi urusan rapat yang baru selesai pukul setengah tujuh malam ditambah bis kuning yang baru tiba pukul tujuh, jadilah membeli makan dan sampai di kamar saya yang mungil dan hangat pukul setengah delapan. Sebenarnya, memang agak terlambat untuk jam makan malam bagi saya yang mempunyai sedikit masalah pencernaan ini. Well¸overall, thanks GOD¸ setidaknya saya tahu bahwa TUHAN sudah teramat baik masih memberi saya hidup sampai detik ini. Kemarin, baru saja melewati perjuangan antara sembuh dan sembuh. Ya, artinya saya harus sembuh. Puji TUHAN, today better than yesterday . Setidaknya saya tahu lagi, bahwa ujian akhir semester mata kuliah en...

Saya Suka Membaca

Rasanya akhir-akhir ini jarang sekali membuka Ms. Word untuk sekedar mengetik barang sepatah-dua patah-dan berpatah-patah kata lainnya. Begitu melihat jam dinding, ah, sudah tengah malam, sudah jam 12 dini hari, besok harus masuk pagi untuk kuliah atau terkadang bahkan tugas di depan mata belum juga usai. Lantas, bagaimana menyediakan waktu untuk mengetik? Perenungan? Ide? Banyak bung! Saking banyaknya, buah pikir ini melakukan ekspansi otak lalu karena volume yang konstan namun suhu dinaikan, terjadilah kebocoran ide karena tekanan yang terus menerus bertambah namun kapasitas tempat tak memenuhi. Bahasanya saya sederhanakan dengan LUPA. Jadi mau bahas apa kita malam ini dibulan yang kesepuluh namun kedelapan ini? Ya sudah, saya mau curhat aja. Bukan curhatan galau kok jadi tenang. Pasang posisi duduk yang oke kemudian mata yang fokus namun bahumu sedikit di relaksasikan. Mari kita mulai bercerita, atau lebih tepatnya saya yang memulai cerita. Pada dasarnya, saya tahu saya i...