Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label my wish my aims

KRL Commuter Tujuan Depok

Aku duduk di kereta commuter tujuan Depok, sendiri dan termenung. Mengamat-amati orang-orang yang duduk di sekelilingku. Tepat di depanku tampak sepasang suami istri. Sang istri memakai kerudung pink pastel dengan setelan batik berwarna cerah dan celana ungu kelabu ditambah sepasang sendal coklat pucat sambil memangku tas louis vitton-nya yang entah asli atau palsu. Suaminya duduk di sebelahnya dengan kemeja abu-abu dan celana bahan berwarna hitam. Diantara kakinya terdapat tas besar bermotif garis-garis berwarna biru tua. Sebenarnya itu adalah pemandangan yang sederhana tapi berhasil menarik perhatianku. Coba lihat rambut sang suami yang sudah memutih dan kerutan di wajah sang istri. Lantas mengapa? Bagiku itulah point utama mengapa aku memperhatikan mereka. Aku berharap, aku mau, aku benar-benar ingin, suatu hari nanti aku mempunyai seorang suami yang setia menjaga dan melidungiku serta hidup setia bersamaku hingga rambut kami sama-sama memutih, hingga kulit kami sama-sama mengkerut...

Dari Idealis jadi Pesimis terus Optimis

Apa yah nih? Ideal? Hem hem Aku ingat seseorang pernah menjelaskan padaku bahwa di dunia ini nggak ada yang bener-bener ideal. Lantas, bagaimana dengan rumus fisika gas ideal? Nah loh? Aku mau jelasin, Cuma ini berharga. Ilmu yang rahasia. Mesti bayar mahal buat tahu. Tapi, tapi... Oke, gini aku jelasin dikit yah. Gas ideal itu ga ada. Cuma ada satu patokan yang dianggap paling mendekati ideal. So , itu yang digunain. Terus apa hubungannya sama post ini? Itu Cuma cuap-cuap nge-latih kesabaran sampe mana kamu mau baca tulisanku. Jangan ngaku suka baca blog ini kalau belom baca sampe titik terakhir. Jadi, aku mau ngomong tentang idealisme yang nggak akan pernah terwujud di bumi pertiwi Indonesia ini. Aku baru aja nyorot, setitik kecil lokasi di kota Megametropolitan di Jakarta Utara yang ngakunya kawasan elit gara-gara ada perumahan orkay (orang kaya) yang bernama Kelapa Gading. Yang punya mall bernama MOI ( Mall of Indonesia ) yang di dalemnya ada dufan mini yang aduhai, megahnyo gedun...

Berjuang part 3

Setelah itu berbagai kejutan menanti. Suatu malam di hari Selasa, datanglah rombongan saudara-saudariku tercinta. Kucluk-kucluk. Aku seneng banget karena udah lama banget nggak ketemu mereka karena aku mesti kerja kan supaya menambah uang saku-lah setidaknya karena gaji yang nggak seberapa juga sih tapi aku seneng kok dengan pekerjaanku dan menikmati. Karena aku tahu, aku bekerja untuk siapa. BAPA kok yang udah nempatin aku di sana dan ngasih aku kerjaan. Aku tahu bakal dapet sesuatu dan belajar sesuatu di sana. Oke, karena aku kerja (magang) dari jam 9 masuk sampe jam 5 tidak teng-teng keluar, dari Senin-Sabtu, aku yah susah lah punya waktu luang. Rasanya gregetan juga. Aku kan biasanya deket-deket dan ketemuan sama saudara-saudara aku tuh. Nggak biasa aja kaya gini. Ini pasti dipersiapin BAPA juga buat aku supaya waktu nanti aku kos kuliah di Depok sana nanti, aku yah udah harus terbiasa menahan rindu (cie i lah). Saudara-saudariku dateng dengan senyum-senyum gitu. Aku seneng. Hem, h...

Berjuang part 2

Ternyata perjuangannya nggak sampai sana aja. Pas pulang, lampu ruangan udah gelap semua, masuk pager juga buka sendiri. Cuma pintu kayu aja yang dibukain. Beres-beres kaya orang bisu soalnya pada udah setengah tidur. Padahal baru setengah sebelas loh. Terus aku mandi yang bersih karena lengket sama keringet. Aku masuk kamar pelan-pelan. “Kok pulangnya malem?” tanya mama. “Iya ma,” gitu aja jawab aku. Terus aku mencoba tidur tapi matanya nggak bisa terpejam. Aduh, dag dig dug. Jam 3 gimana nih nasib nya? Ternyata beres deh, jam 3 terlewati dengan aman, syukurlah... Keesokan paginya, bener-bener pagi, aku buka internet buat kaya daftar ulang gitu deh. Cici aku yang masuk kamar bilang, “Cie, selamat yah masuk UI.” Mama aku masuk, “Mama tahu kamu buka internet buat liat pengumuman kan? Udah masuk tuh, seneng kan?” nada mama jutek banget. Jep! Aku nangis tapi cepet-cepet aku apus. Soalnya aku ngarepnya kan mama bakalan bilang, “Selamat yah Nak, kamu lulus, sudah buat orangtua bangga!” Nope...

Berjuang part 1

Aduh, udah lama banget rasanya belom nulis di blog kesayangan. Super sibuk banget! Tapi jiwa penulis Mule nggak akan pernah padam, buktinya setiap ada waktu senggang dikit aja nih, dimanfaatkan buat nulis blig kesayangan. Mule punya banyak cerita. Mulai dari 28-29 Juni 2011 ini, Mule ada acara ret-ret sama gereja. Seneng sekali karena pergi bareng adik yang Mule sayangi banget, namanya Decu=Dede lucu. Mukanya bulet lucu, selalu tertawa riang dengan suara dan gaya yang khas. Nggak akan ada tandingannya dan nggak akan ada duanya deh si Decu itu(suatu saat dia akan baca blog ini). Selama ret-ret itu kita berdua-an terus kaya orang nge-date. Tapi yang ini lebih seru. Di sana kita muji BAPA terus, senengnya itu. Sayangnya, kita agak kurang srek kalau disuruh banyak gerak. Semua kegiatan syukurnya bisa kita ikuti dan lalui dengan baik, mulai dari pindahin chocolatoes dari mulut ke mulut sampai nyusun puzzle yang disembunyiin di rerumputan. Tempat Ret-ret di daerah Puncak sana, wisma Hos...

Last Day

Jadi ini hari terakhir aku dan Mrs. Night, my friends sekaligus my sister , fight ! Buat masuk PTN kami harus belajar keras, seperti besi yang ditempa, mesti dibakar, terus dipukul-pukul biar padet berisi. Terus ada juga Mr.Tegar. Dia juga teman dan saudara kami. Nah, kami bertiga berusaha keras di ujian SNMPTN ini. Huff , satu bulan loh kita belajar, satu bulan setelah UAN dan setengah bulan sejak ditolak di SNMPTN undangan. Pertama, ditata kembali semangat dan mental. Yah, kita loh yang nata sendiri. Awalnya aku pikir akan ada motivasi dari Penguin, but, nothing happened. So, kita bener-bener berjuang. Bukan tentang otak doang, tapi hati. Yup, HATI! Galau iya, kalut iya. Materi belum semua dikuasai. Duh, kita emang dodol banget deh. Masa udah diajarin berkali-kali masih nggak mudeng yah. AHA! Ternyata permasalahannya karena kita terlalu mengandalkan Penguin. Ihwaw , itulah yang salah...! And then , sampai juga di hari terakhir perang setelah hari pertama ngosh-ngosh-san, gara-gar...

GRADUATION!

Abang None dadakan Aduh, Graduation Time! LULUS! GIMANA PERASAANMU SAAT DI NYATAKAN “ANDA LULUS!” Huff... Perjalanan selama 3 tahun menempuh pendidikan di SMA berakhir baik kan walau belum sempurna karena belum mendapatkan posisi yang terbaik, but finally it was the end of the long journey in my senior high school. Banyak banget deh yang namanya pengalaman. Mulai dari ngurus ini dan itu dalam KIR yang membawa beberapa kemenangan dan kenangan. Cinta dan cita, membuat cerita yang tak pernah usai untuk diusut dan dibahas. Sampai pertikaian konyol yang menggemaskan tiada henti di RoKris. Maksudnya kami terlalu akrab dan bebas mengungkapkan pikiran. Wow, cuma organisasi ini yang bisa saling terbuka dan no Gab! Yah semua telah berlalu... Akhirnya tinggal saya dan kenangan. Baru aja kemarin itu kami semua warga SMAN 78 mengadakan pelepasan siswa-siswi. Nggak ada rasa haru. Yah lah. Kami yang belum diterima di PTN yang diharapkan masih harap-harap cemas sampai sakit peru...

Handycam

Aku pingin banget punya handycam setelah aku punya kamera SLR. Duh, egois banget nggak sih? Eits, nanti dulu. Aku punya alasan nih. Aku pingin banget deh punya handycam soalnya aku mau ngerekam setiap momen terus disatuin menjadi suatu film dokumenter singkat. Isinya tentang semua orang di sekelilingku. Hem, orang-orang yang beruntung dong bisa jadi pemeran dalam naskah dramaku. Setelah kurenungkan, kita semua ini kan aktor dan aktrisnya TUHAN. DIA sutradanyanya, kita jalankan sesuai skrip naskah yang sudah ditentukan buat kita masing-masing. Tapi bedanya, cerita DIA terlalu rumit, terlalu sempuran buat dipikirkan oleh aku yang mau mengikuti jejakNYA jadi pembuat film. Habisnya, TUHAN buat dengan berbagai improvisasi yang melatih dan menguji para aktor dan aktrisNYA supaya makin meningkatkan kualitas aktingnya. Lebih terlihat natural, original, makin sempurna. Hem, hem... Perenungan tadi malam adalah perenungan yang panjang. Tapi waktu mau diketik lagi kok kaya blank ? Setiap yang aku...