Langsung ke konten utama

Just Another Birthday

Sixteen finds me
Blowing out candles and making wishes
And all around me
Is everyone but the one I'm wishing for
And he sent me flowers
And gift-wrapped excuses
From a daddy whose daughter
Wants to see him again

And I know, I know
It's just another birthday
But I guess I thought
This would be the one
When he would call me, see me
Hold me and free me
But it's just another birthday

And I'll be fine
I'll be fine

Nineteen finds me
And I'm wild-eyed and wide open
I gave myself away to love
But backseat promises fade like a mist
I'm screaming at the midnight air
Everyone hears me but I don't care
My heart's clenched just like a fist
'Cause, people, I didn't ask for any of this

And I know, I know
It's just another birthday
But I guess I thought
This would be the one
When he would call me, see me
Hold me and free me
But it's just another birthday

And I'm not fine
I'm not fine

In the company of strangers
In a cold and sterile room
All alone with a child inside me
And I don't know what to do
Jesus, can You hear me
Come and heal my brokenness
Put the pieces back together
And be a Father to the fatherless

A Father to the fatherless

Twenty-one finds me
Blowing out candles and making wishes
And all around me
My barefoot princess twirls and sings
It's so amazing
Looking back at all God's brought us through
You are my happy birthday
And you were born to break the chains

Now I know, I know
It's not just another birthday
'Cause I'm here, she's here
And look how far we've come
Since you've called me, saw me
Held me and freed me
Thank you, Lord, for another birthday
And we'll be fine
We'll be fine



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Si Pita Hijau, Kuning, dan Merah

Ini pengalaman ospek yang lucu, menggemaskan sekaligus menyebalkan. Pasalnya, aku belum pernah mengalami hal seperti ini. Ini terjadi pagi hari saat hari pertama OKK, ospek untuk Universitas di Depok berlangsung. Jam 7 pagi kami semua harus berkumpul, tapi aku dan teman-temanku malah berjalan santai berlenggang kangkung bak putri solo yang memakai kebaya rapat jaman dahulu. Jadi pada intinya, kita jalannya santai aja padahal ada kakak senior berjakun yang jagain dan ternyata kita nggak boleh naik bikun(alat transport)ke balairung, tempat berkumpul dan acara berlangsung. Otomatis, kita mesti lari-larian dari teknik melewati ekonomi, melewati jalan diantara FIB dan FISIP. Ngos, ngos. Pemeriksaan. Cek list, pass... Jalan santai lagi sambil menikmati hawa sejuk yang agak menusuk kulit tapi pemandangan hijaunya daun menyegarkan sekali. Kami seperti menganggap ini adalah jalan santai, jalan pagi bagi para manula untuk menghindari osteoporosis. Sementara, senior-senior berjakun sudah ber...

THE END

THE END. ADIOS.

Salam Perpisahan

Halo semua, ini mungkin jadi sapaan terakhir. Mohon maaf kalau terakhir hanya ada dua kata tanpa cuap-cuap perpisahan. Akhirnya, aku memutuskan untuk menulis satu post lagi. Di post dua kata sebelumnya, aku memang berniat untuk menyudahi blog ini. Bukan berarti aku akan berhenti menulis. Tidak, tidak. Menulis adalah bagian hidupku yang tidak bisa kutinggalkan. Kalau ada anugerah Tuhan yang bisa aku miliki, menulis adalah satu-satunya hal yang aku tahu bisa dikembangkan lebih dalam lagi. Mungkin (ini masih mungkin), aku akan membuat blog baru dengan nama baru. Aku sudah lama memikirkannya. Blog baru aku akan kuberi nama dengan anagram dari nama asliku. Blog baru-ku pastinya akan lebih membosankan dari blog ini. Jadi, bagi kamu-kamu yang sudah setia bersama blog ini, selama 9 tahun, terima kasih banyak. O yah, kenapa blog yang baru akan lebih membosankan? Karena isinya akan seputar opiniku mengenai politik dan SARA, pendidikan dan isu sosial di masyarakat, komentar kuli...