Langsung ke konten utama

My New (Hair) Look

Mungkin ini lambang dari stress atau lambang ‘kebebasan’? Bebas sejenak, hanya sejenak mata sih dari ujian dan kesibukan belajar tiap hari, yang jujur, malah buat aku kangen masa-masa ‘gila’ belajar.
Phew!
Setidaknya waktu pertama kali aku kirim foto rambut aku yang di cutting abis, orang itu bilang, “Masih cantik kok.” Ihiy!
Sebenernya, sayang banget rambut panjang itu dipotong. Rambutnya bagus, nggak rewel, rontok normal, no dandruff,  keep shinny, nggak kering, nggak bercabang, walau sering lepek, tapi overall, rambutku sehat.
Sebenarnya yang sedikit jadi masalah rambut panjang karena temen-temen yang sering bilang, “Mule, rambut lo kena gue.” “Mule, rambut lo ngalangin.” “Mule, rambut lo ganggu.”
Setelah melalui pertimbangan panjang namun pengambilan keputusan singkat, akhirnya...
Dan sekarang, ini rambut yang dulu sempet aku pinginin, rambut model rata, sepundak dari sepinggang. Kelihatan lebih hitam, lebih tebal;, lebih ringan, lebih fresh. Mungkin karena emang belum ada lagi press. Dan oh, rambut berombak aku jadi lurus, kelihatannya. Potongan model rambut yang sama persis kaya Felicia yang bikin aku kelihatan kembar dari belakang. Wew!
So, what your opinion about my new hair?



Rambut panjangku yang suka aku kepang dan kuncir-kuncir, kini harus menunggu waktu tumbuh kembali.

ADIOS.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Si Pita Hijau, Kuning, dan Merah

Ini pengalaman ospek yang lucu, menggemaskan sekaligus menyebalkan. Pasalnya, aku belum pernah mengalami hal seperti ini. Ini terjadi pagi hari saat hari pertama OKK, ospek untuk Universitas di Depok berlangsung. Jam 7 pagi kami semua harus berkumpul, tapi aku dan teman-temanku malah berjalan santai berlenggang kangkung bak putri solo yang memakai kebaya rapat jaman dahulu. Jadi pada intinya, kita jalannya santai aja padahal ada kakak senior berjakun yang jagain dan ternyata kita nggak boleh naik bikun(alat transport)ke balairung, tempat berkumpul dan acara berlangsung. Otomatis, kita mesti lari-larian dari teknik melewati ekonomi, melewati jalan diantara FIB dan FISIP. Ngos, ngos. Pemeriksaan. Cek list, pass... Jalan santai lagi sambil menikmati hawa sejuk yang agak menusuk kulit tapi pemandangan hijaunya daun menyegarkan sekali. Kami seperti menganggap ini adalah jalan santai, jalan pagi bagi para manula untuk menghindari osteoporosis. Sementara, senior-senior berjakun sudah ber...

THE END

THE END. ADIOS.

Salam Perpisahan

Halo semua, ini mungkin jadi sapaan terakhir. Mohon maaf kalau terakhir hanya ada dua kata tanpa cuap-cuap perpisahan. Akhirnya, aku memutuskan untuk menulis satu post lagi. Di post dua kata sebelumnya, aku memang berniat untuk menyudahi blog ini. Bukan berarti aku akan berhenti menulis. Tidak, tidak. Menulis adalah bagian hidupku yang tidak bisa kutinggalkan. Kalau ada anugerah Tuhan yang bisa aku miliki, menulis adalah satu-satunya hal yang aku tahu bisa dikembangkan lebih dalam lagi. Mungkin (ini masih mungkin), aku akan membuat blog baru dengan nama baru. Aku sudah lama memikirkannya. Blog baru aku akan kuberi nama dengan anagram dari nama asliku. Blog baru-ku pastinya akan lebih membosankan dari blog ini. Jadi, bagi kamu-kamu yang sudah setia bersama blog ini, selama 9 tahun, terima kasih banyak. O yah, kenapa blog yang baru akan lebih membosankan? Karena isinya akan seputar opiniku mengenai politik dan SARA, pendidikan dan isu sosial di masyarakat, komentar kuli...