Langsung ke konten utama

Pamer Dikit yah...

Saya mau pamer, sesuai judulnya.
Coba lihat foto ini

Ini adalah makanan anak kos yang dibeli di warteg A**a di kos depan Fakultas Teknik Depok. Hanya bisa satu kali makan. Sederhana, murah, yang penting kenyang. Penasaran rasanya?


Ini adalah nasi ayam kuah minyak. Tanpa menyebutkan di mana lokasinya, namun ini makanan resto sederhana yang kurang sehat, mahal pula. Saya hanya mencoba-coba saja kuliner di daerah tersebut.


Aha! Ini kue yang dibekali dari rumah. Kuenya enak apalagi kalau ditaruh di kulkas dan dibiarkan dingin beberapa saat sehingga akan mengeras seperti memakan kue es krim. Sayang sekali ada sedikit kekurangan, kalian bisa coba tebak apa itu?


Ini adalah kue jualan sejuta mahasiswa depok (lebay) karena setiap kali DaNus(dana dan usaha-->cari uang) akan disuguhkan ini. Pada pandangan pertama, anda akan tergiur karena variasi rasa yang banyak dan tampilan yang menarik. Anda harus pintar-pintar memilih ukuran yang besar. Bila anda sudah sering membelinya, anda akan terus membelinya kalau ada uang karena rasanya yang enak. Disarankan mengkonsumsi banyak air mineral untuk menetralisir kolesterol dari minyak yang digoreng. Awas EPOKSI!



Ini adalah bakpia asli dari Jogja sana, diberikan oleh seorang kawan. Rasanya enak, apalagi kalau gratis. Anda pasti pernah mencoba walau mungkin lain merk. Bisa tebak apa rasa bakpia ini?


Entah kata apa yang bisa menggambarkan kenikmatan nastangel ini. Nama dan inovasi baru. Nastar dengan mentega wysmen (semoga tulisannya benar) ditambah keju panggang diatasnya. Lembut, renyah, manis, sedikit asam dari nanas, hemmmm, lezat sekali. Dibuat oleh tante saya yang memang pandai mengolah bahan-bahan menjadi kue yang rasanya bikin kamu mau lagi dan lagi. Ada yang tahu siapa dia? Anda bisa membeli di sana walaupun ini tidak dijual.


Jangan tertipu! Ini bukan mainan atau efek foto yang sudah diedit. Ini foto asli dari HP NOKIA C3. Mata dan bibirnya adalah kacang mete madu campur tepung, rasanya manis kriuk. Wajahnya yaitu kue gapit rasa keju yang diberikan oleh seorang kawan. Kalian tahu kue gapit dari mana? Di sanalah bisa anda cari makanan ini.


Ini adalah bekal dari rumah. Selama tiga hari, siang dan malam saya makan dengan lauk ini. Ikan asin kriuk sambal dan tempe teri orek kering, serta kerupuk singkong. Karena minyak yang digunakan hanya dipakai dua kali, ini bebas epoksi. Nasi dapat dibeli di warteg terdekat dengan harga seribu kali dua bisa untuk dua kali makan.


Anda tergiur? Nantikan kisah dan foto selanjutnya yang akan membuat lidah anda bergoyang dan anda akan iri dengan pengalaman saya seputar kuliner.

ADIOS


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Si Pita Hijau, Kuning, dan Merah

Ini pengalaman ospek yang lucu, menggemaskan sekaligus menyebalkan. Pasalnya, aku belum pernah mengalami hal seperti ini. Ini terjadi pagi hari saat hari pertama OKK, ospek untuk Universitas di Depok berlangsung. Jam 7 pagi kami semua harus berkumpul, tapi aku dan teman-temanku malah berjalan santai berlenggang kangkung bak putri solo yang memakai kebaya rapat jaman dahulu. Jadi pada intinya, kita jalannya santai aja padahal ada kakak senior berjakun yang jagain dan ternyata kita nggak boleh naik bikun(alat transport)ke balairung, tempat berkumpul dan acara berlangsung. Otomatis, kita mesti lari-larian dari teknik melewati ekonomi, melewati jalan diantara FIB dan FISIP. Ngos, ngos. Pemeriksaan. Cek list, pass... Jalan santai lagi sambil menikmati hawa sejuk yang agak menusuk kulit tapi pemandangan hijaunya daun menyegarkan sekali. Kami seperti menganggap ini adalah jalan santai, jalan pagi bagi para manula untuk menghindari osteoporosis. Sementara, senior-senior berjakun sudah ber...

THE END

THE END. ADIOS.

Salam Perpisahan

Halo semua, ini mungkin jadi sapaan terakhir. Mohon maaf kalau terakhir hanya ada dua kata tanpa cuap-cuap perpisahan. Akhirnya, aku memutuskan untuk menulis satu post lagi. Di post dua kata sebelumnya, aku memang berniat untuk menyudahi blog ini. Bukan berarti aku akan berhenti menulis. Tidak, tidak. Menulis adalah bagian hidupku yang tidak bisa kutinggalkan. Kalau ada anugerah Tuhan yang bisa aku miliki, menulis adalah satu-satunya hal yang aku tahu bisa dikembangkan lebih dalam lagi. Mungkin (ini masih mungkin), aku akan membuat blog baru dengan nama baru. Aku sudah lama memikirkannya. Blog baru aku akan kuberi nama dengan anagram dari nama asliku. Blog baru-ku pastinya akan lebih membosankan dari blog ini. Jadi, bagi kamu-kamu yang sudah setia bersama blog ini, selama 9 tahun, terima kasih banyak. O yah, kenapa blog yang baru akan lebih membosankan? Karena isinya akan seputar opiniku mengenai politik dan SARA, pendidikan dan isu sosial di masyarakat, komentar kuli...