Langsung ke konten utama

Parno Babak 2

Ada sedikit kekhawatiran setelah aku nonton drama korea yang ceritanya tentang penderita Alzheimer.
Masih ingat dengan Lethalogica aku? Mungkin biasa, kebanyakan orang pernah mengalami yang namanya lupa. Itu lumrah.
Tapi belakangan ini entah karena terlalu fokus sama belajar dan memahami setiap rumus yang ada, jadinya aku kekurangan daya ingat untuk hal-hal sepele lainnya atau bagaimana yah…
Pasalnya, aku lupa bawa jaket dan power bank yang jelas-jelas ada di atas meja, lupa HP aku taruh di mana, lupa melakukan sesuatu yang aku ingat semenit sebelumnya, lupa pada hal-hal kecil dan sepele. Aku hanya takut Lethalogica itu bertambah parah.
Sempat baca di artikel dimana dikatakan bila semasa mudanya sering berpikir banyak hal pada suatu keadaan, pada masa tua, daya pikir itu akan menurun drastic menyebabkan pikun atau Alzheimer itu. Sebenarnya, Alzheimer itu lebih kepada penyakit genetic. Aku belum cek riwayat dari keluarga sebelumnya. Amit-amit deh yah, jangan terjadi.
Udah itu aja parno aku babak kedua. Aku cuma mau nulis ini, barangkali suatu saat blog ini bisa ingatkan aku kalau aku lupa. Semoga juga masih ingat sama alamat website-nya…
ADIOS.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Si Pita Hijau, Kuning, dan Merah

Ini pengalaman ospek yang lucu, menggemaskan sekaligus menyebalkan. Pasalnya, aku belum pernah mengalami hal seperti ini. Ini terjadi pagi hari saat hari pertama OKK, ospek untuk Universitas di Depok berlangsung. Jam 7 pagi kami semua harus berkumpul, tapi aku dan teman-temanku malah berjalan santai berlenggang kangkung bak putri solo yang memakai kebaya rapat jaman dahulu. Jadi pada intinya, kita jalannya santai aja padahal ada kakak senior berjakun yang jagain dan ternyata kita nggak boleh naik bikun(alat transport)ke balairung, tempat berkumpul dan acara berlangsung. Otomatis, kita mesti lari-larian dari teknik melewati ekonomi, melewati jalan diantara FIB dan FISIP. Ngos, ngos. Pemeriksaan. Cek list, pass... Jalan santai lagi sambil menikmati hawa sejuk yang agak menusuk kulit tapi pemandangan hijaunya daun menyegarkan sekali. Kami seperti menganggap ini adalah jalan santai, jalan pagi bagi para manula untuk menghindari osteoporosis. Sementara, senior-senior berjakun sudah ber...

THE END

THE END. ADIOS.

Salam Perpisahan

Halo semua, ini mungkin jadi sapaan terakhir. Mohon maaf kalau terakhir hanya ada dua kata tanpa cuap-cuap perpisahan. Akhirnya, aku memutuskan untuk menulis satu post lagi. Di post dua kata sebelumnya, aku memang berniat untuk menyudahi blog ini. Bukan berarti aku akan berhenti menulis. Tidak, tidak. Menulis adalah bagian hidupku yang tidak bisa kutinggalkan. Kalau ada anugerah Tuhan yang bisa aku miliki, menulis adalah satu-satunya hal yang aku tahu bisa dikembangkan lebih dalam lagi. Mungkin (ini masih mungkin), aku akan membuat blog baru dengan nama baru. Aku sudah lama memikirkannya. Blog baru aku akan kuberi nama dengan anagram dari nama asliku. Blog baru-ku pastinya akan lebih membosankan dari blog ini. Jadi, bagi kamu-kamu yang sudah setia bersama blog ini, selama 9 tahun, terima kasih banyak. O yah, kenapa blog yang baru akan lebih membosankan? Karena isinya akan seputar opiniku mengenai politik dan SARA, pendidikan dan isu sosial di masyarakat, komentar kuli...