Langsung ke konten utama

Sebagian Teknik Pemodusan

Banyak banget teknik pemodusan dan acara pagi ini penuh dengan kejadian pemodusan itu. Beginilah kira-kira kejadian-kejadian yang dipartisi dengan beberapa pengubahan selebay-lebay-nya.
Saat cowok berkata , “Ayo nyebrang, awas, sini ikutin aku!”
Modus : si cowok berusaha terlihat kalau dia siap pasang badan ditabrak biar kelihatan macho.
Saat di jalan ada motor, cowok berkata, “Sini, jalan sebelah kiri, biar ga ditabrak motor!”
Modus : terlihat gentle di mata cewek
Saat si cewek curhat kalau dia mau ikut klub basket tapi iuran per bulan mahal, si cowok bilang, “Mau pinjem uang aku? Atau minta seseorang bayarin aja.”
Modus : si cowok pingin si cewek berpikir dia bersedia buat bayarin.
Saat berkeliling kampus, sedang jogging pagi, si cowok bilang, “Eh pemandangannya bagus, kamu foto di sana deh.” Keluarin HP dia dan foto-in ceweknya.
Modus : biar punya foto si cewek di HP-nya si cowok.
Saat jogging pagi, si cowok bilang, “Yuk, lihat-lihat fakultas aku dulu. Ada kantin barunya loh.”
Modus : si cowok berharap ketemu temennya sambil sapa-sapaan supaya besoknya ditanya, “Siapa cewek kemaren? Cewek lo?” Si cowok menjawab, “Ada deh.” Sok misterius.
Saat jogging pagi, si cowok bilang, “Lewat sana, muter dikit nggak apa-apa yah. Ada gedung baru dibangun di sana. Lihat yuk!”
Modus : biar acara jogging makin lama dan makin lama juga sama si cewek.
Saat jogging, si cowok naik-naik tangga, terus bilang ke cewek, “Sini naik. Pegang tangan aku supaya nggak jatuh.”
Modus : si cowok mencari kesempatan bagaimana memegang tangan cewek itu.
Saat makan pagi bareng, si cowok dengan sigap menyerahkan uang pada penjualnya, “Aku yang bayarin deh yah.”
Modus : modus yang menyenangkan, si cowok biar jadi baik di mata cewek.
Setelah makan, si cowok masih mau ngajak cewek jalan, dia akan bilang, “Eh, mau lihat hasil kerja aku nggak sama team? Proyek kita hampir selesai.”
Modus : si cowok tampak pintar di mata cewek.
Saat di mall, si cowok beli J.Cool, dia akan bilang, “Yang couple aja yah, lebih murah dan banyak, kalau single topingnya cuma dua loh.”
Modus : biar bisa makan seporsi berdua sama cewek sekaligus irit.
Saat si cowok mulai PDKT lebih lanjut, dia bakal bilang, “Aku lagi jam kosong nih, mau nggak temenin nonton. Ada film baru yang seru loh.”
Modus : mau ajak si cewek jalan, biar lebih deket lagi
Dan masih banyak lagi acara pemodusan yang lain. Tentu saja tulisan ini sangat subjektif, tergantung dari pengalaman penulis baik secara pribadi maupun dari orang sekitar ditambah dengan imajinasi yang dilebih-lebihkan.
Sebenarnya nggak bisa dibenarkan juga, siapa tahu ada cowok yang melakukan hal itu karena tulus bantu. Jadi, jangan dianggap serius banget yah.
ADIOS.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Si Pita Hijau, Kuning, dan Merah

Ini pengalaman ospek yang lucu, menggemaskan sekaligus menyebalkan. Pasalnya, aku belum pernah mengalami hal seperti ini. Ini terjadi pagi hari saat hari pertama OKK, ospek untuk Universitas di Depok berlangsung. Jam 7 pagi kami semua harus berkumpul, tapi aku dan teman-temanku malah berjalan santai berlenggang kangkung bak putri solo yang memakai kebaya rapat jaman dahulu. Jadi pada intinya, kita jalannya santai aja padahal ada kakak senior berjakun yang jagain dan ternyata kita nggak boleh naik bikun(alat transport)ke balairung, tempat berkumpul dan acara berlangsung. Otomatis, kita mesti lari-larian dari teknik melewati ekonomi, melewati jalan diantara FIB dan FISIP. Ngos, ngos. Pemeriksaan. Cek list, pass... Jalan santai lagi sambil menikmati hawa sejuk yang agak menusuk kulit tapi pemandangan hijaunya daun menyegarkan sekali. Kami seperti menganggap ini adalah jalan santai, jalan pagi bagi para manula untuk menghindari osteoporosis. Sementara, senior-senior berjakun sudah ber...

THE END

THE END. ADIOS.

Salam Perpisahan

Halo semua, ini mungkin jadi sapaan terakhir. Mohon maaf kalau terakhir hanya ada dua kata tanpa cuap-cuap perpisahan. Akhirnya, aku memutuskan untuk menulis satu post lagi. Di post dua kata sebelumnya, aku memang berniat untuk menyudahi blog ini. Bukan berarti aku akan berhenti menulis. Tidak, tidak. Menulis adalah bagian hidupku yang tidak bisa kutinggalkan. Kalau ada anugerah Tuhan yang bisa aku miliki, menulis adalah satu-satunya hal yang aku tahu bisa dikembangkan lebih dalam lagi. Mungkin (ini masih mungkin), aku akan membuat blog baru dengan nama baru. Aku sudah lama memikirkannya. Blog baru aku akan kuberi nama dengan anagram dari nama asliku. Blog baru-ku pastinya akan lebih membosankan dari blog ini. Jadi, bagi kamu-kamu yang sudah setia bersama blog ini, selama 9 tahun, terima kasih banyak. O yah, kenapa blog yang baru akan lebih membosankan? Karena isinya akan seputar opiniku mengenai politik dan SARA, pendidikan dan isu sosial di masyarakat, komentar kuli...