Entah dari awal semester 1 itu yang pernah aku cerita tentang nilai kimia yang dapet 76 adalah sebuah kisah yang teringat jelas. Lain halnya dengan cerita yang kali ini. Ini mengenai ulangan logika matematika semester 4 yang gurunya adalah Pak Danu Wardoyo, guru kekar, ganteng, kece, nan oke. Dia itu adalah PA aku selama aku SMA, selama 3 tahun. Emang sih nggak terlalu banyak interaksi. Sms-an aja nggak pernah, pernahnya telepon, itupun ngijin karena nggak masuk. Ada banyak cerita tentang dia dan yang paling heboh adalah kasus di semester 5 dan 6 ketika detik-detik kelulusan. Tapi yang mau dibahas di sini bukan itu. Yang aku suka dari Pak Danu adalah dia guru yang objektif tapi tetap aja, punya perasaan yang baik. Jadi begini ceritanya... Waktu itu pas lagi ujian matematika, tentang logika matematika. Tentang mengingkari ingkaran, dan, atau, semua, tidak semua, tentang ya dan ya adalah ya, tentang tidak dan ya adalah tidak, tentang benar, benar, benar, tentang salah benar sal...