Langsung ke konten utama

Pengajar yang Handal

Tujuh tahun yang lalu
Kita masih malu-malu kucing
Bertemu hanya untuk terdiam
Masing-masing mencuri pandang
Ingin tahu tapi malu

Enam tahun lalu
Kita bertemu kembali
Dalam cara yang tak terpikirkan
Masih diam-diam untuk berkata
Menganggap setahun yang lalu sebuah ilusi

Lima tahun yang lalu
Kita saling bertegur sapa
Ketika canda dan tawa jadi romansa
Semakin akrab dan hangat
Menganggap setahun yang lalu pertemuan basa-basi

Empat tahun yang lalu
Kita mengikat suatu rasa
Kata untuk saling menjaga
Hati dan perasaan untuk bertaut
Menganggap setahun yang lalu sebuah rekayasa belaka

Tiga tahun yang lalu
Kita menahan rasa
Kala jarak jadi pembatas
Untuk bertemu dan melepas rindu
Menganggap setahun yang lalu sebuah fatamorgana

Dua tahun yang lalu
Kita sama-sama tahu
Bahwa ujian hari adalah kesetiaan
Untuk saling percaya
Menganggap setahun yang lalu perjalanan penuh peluh

Satu tahun yang lalu
Kita beranjak dewasa
Berpikir mengenai masa depan
Dengan merajut berbagai asa
Menganggap setahun yang lalu pelajaran berharga

Dan
Akan selalu ada tahun-tahun yang lalu
Tempat kita mengadu
Mengulang memori dan memoir
Bahwa sejarah selalu menjadi
Pengajar yang handal dalam hidup


Image result for a memoir
https://reflectionsbooks.org/tag/memoirs/


ADIOS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Si Pita Hijau, Kuning, dan Merah

Ini pengalaman ospek yang lucu, menggemaskan sekaligus menyebalkan. Pasalnya, aku belum pernah mengalami hal seperti ini. Ini terjadi pagi hari saat hari pertama OKK, ospek untuk Universitas di Depok berlangsung. Jam 7 pagi kami semua harus berkumpul, tapi aku dan teman-temanku malah berjalan santai berlenggang kangkung bak putri solo yang memakai kebaya rapat jaman dahulu. Jadi pada intinya, kita jalannya santai aja padahal ada kakak senior berjakun yang jagain dan ternyata kita nggak boleh naik bikun(alat transport)ke balairung, tempat berkumpul dan acara berlangsung. Otomatis, kita mesti lari-larian dari teknik melewati ekonomi, melewati jalan diantara FIB dan FISIP. Ngos, ngos. Pemeriksaan. Cek list, pass... Jalan santai lagi sambil menikmati hawa sejuk yang agak menusuk kulit tapi pemandangan hijaunya daun menyegarkan sekali. Kami seperti menganggap ini adalah jalan santai, jalan pagi bagi para manula untuk menghindari osteoporosis. Sementara, senior-senior berjakun sudah ber...

THE END

THE END. ADIOS.

Salam Perpisahan

Halo semua, ini mungkin jadi sapaan terakhir. Mohon maaf kalau terakhir hanya ada dua kata tanpa cuap-cuap perpisahan. Akhirnya, aku memutuskan untuk menulis satu post lagi. Di post dua kata sebelumnya, aku memang berniat untuk menyudahi blog ini. Bukan berarti aku akan berhenti menulis. Tidak, tidak. Menulis adalah bagian hidupku yang tidak bisa kutinggalkan. Kalau ada anugerah Tuhan yang bisa aku miliki, menulis adalah satu-satunya hal yang aku tahu bisa dikembangkan lebih dalam lagi. Mungkin (ini masih mungkin), aku akan membuat blog baru dengan nama baru. Aku sudah lama memikirkannya. Blog baru aku akan kuberi nama dengan anagram dari nama asliku. Blog baru-ku pastinya akan lebih membosankan dari blog ini. Jadi, bagi kamu-kamu yang sudah setia bersama blog ini, selama 9 tahun, terima kasih banyak. O yah, kenapa blog yang baru akan lebih membosankan? Karena isinya akan seputar opiniku mengenai politik dan SARA, pendidikan dan isu sosial di masyarakat, komentar kuli...