Langsung ke konten utama

The words to say



Memang pertanyaannya jadi melankolis dan berlanjut pada sarkasme.
Cinta adalah kata yang paling mudah diucapkan dan hal paling sulit untuk dilakukan.
Aku melihat banyak orang mengatakan, “Ya, aku cinta kamu.” Tapi pada kenyataannya orang tersebutlah yang paling banyak memberi luka. Aku jadi bertanya, “Benarkah?”
Beranjak dari pengalaman, baik diri sendiri maupun fakta yang pernah aku ketahui, bahwa satu cinta yang murni adalah…
MELAKUKAN YANG TERBAIK SEBELUM HAL TERBURUK TERJADI.
Suatu ketika, Seseorang tahu bahwa akan terjadi hal terburuk, bukan hanya sepanjang hidupnya, tapi selama sejarah manusia, Dialah yang menanggung mimpi paling buruk yang bisa dibayangkan untuk dirasakan secara nyata. Dia memberikan yang terbaik tapi keluhan sedikit pun, tanpa mengelak, tanpa berbantah.
Kita tidak sedang mencegah. Kita mempersiapkan diri.
Aku berani saat aku siap.
Dan itu benar.
Aku tidak siap untuk mengotori gaunku saat pesta, tapi aku siap untuk main pajat tebing dengan peralatan yang tepat.
Kekecewaan ada pada orang yang kepadanya kita telah memberikan hal yang terbaik namun di sia-siakan.

ADIOS.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Si Pita Hijau, Kuning, dan Merah

Ini pengalaman ospek yang lucu, menggemaskan sekaligus menyebalkan. Pasalnya, aku belum pernah mengalami hal seperti ini. Ini terjadi pagi hari saat hari pertama OKK, ospek untuk Universitas di Depok berlangsung. Jam 7 pagi kami semua harus berkumpul, tapi aku dan teman-temanku malah berjalan santai berlenggang kangkung bak putri solo yang memakai kebaya rapat jaman dahulu. Jadi pada intinya, kita jalannya santai aja padahal ada kakak senior berjakun yang jagain dan ternyata kita nggak boleh naik bikun(alat transport)ke balairung, tempat berkumpul dan acara berlangsung. Otomatis, kita mesti lari-larian dari teknik melewati ekonomi, melewati jalan diantara FIB dan FISIP. Ngos, ngos. Pemeriksaan. Cek list, pass... Jalan santai lagi sambil menikmati hawa sejuk yang agak menusuk kulit tapi pemandangan hijaunya daun menyegarkan sekali. Kami seperti menganggap ini adalah jalan santai, jalan pagi bagi para manula untuk menghindari osteoporosis. Sementara, senior-senior berjakun sudah ber...

THE END

THE END. ADIOS.

Salam Perpisahan

Halo semua, ini mungkin jadi sapaan terakhir. Mohon maaf kalau terakhir hanya ada dua kata tanpa cuap-cuap perpisahan. Akhirnya, aku memutuskan untuk menulis satu post lagi. Di post dua kata sebelumnya, aku memang berniat untuk menyudahi blog ini. Bukan berarti aku akan berhenti menulis. Tidak, tidak. Menulis adalah bagian hidupku yang tidak bisa kutinggalkan. Kalau ada anugerah Tuhan yang bisa aku miliki, menulis adalah satu-satunya hal yang aku tahu bisa dikembangkan lebih dalam lagi. Mungkin (ini masih mungkin), aku akan membuat blog baru dengan nama baru. Aku sudah lama memikirkannya. Blog baru aku akan kuberi nama dengan anagram dari nama asliku. Blog baru-ku pastinya akan lebih membosankan dari blog ini. Jadi, bagi kamu-kamu yang sudah setia bersama blog ini, selama 9 tahun, terima kasih banyak. O yah, kenapa blog yang baru akan lebih membosankan? Karena isinya akan seputar opiniku mengenai politik dan SARA, pendidikan dan isu sosial di masyarakat, komentar kuli...