Langsung ke konten utama

Semua akan Berubah Semua Takkan Sama

Kadang aku berpikir
Ketika melihat ayahku saat ini
Aku tak memiliki banyak waktu lagi
Untuk kuhabiskan dengannya
Aku takkan lagi memijit badannya
Atau membicarakan masalah kecil seputar kehidupan sekolahku
Semua akan Berubah
Semua Takkan Sama

Kadang aku berpikir
Ketika melihat ibuku saat ini
Aku tak memiliki banyak waktu lagi
Untuk kuhabiskan dengannya
Aku takkan lagi bermanja dan menggombalinya
Atau membicarakan masalah keuangan dan kebutuhan sehari-hariku
Atau mencium aroma masakannya yang lezat itu
Semua akan Berubah
Semua Takkan Sama

Kadang aku berpikir
Ketika melihat kakakku saat ini
Aku tak memiliki banyak waktu lagi
Untuk kuhabiskan dengannya
Aku takkan lagi membicarakan kosmetik dan barang branded apa yang akan kami hunting bersama
Atau membicarakan film terbaru dan web yang ramai diminati di internet
Semua akan Berubah
Semua Takkan Sama

Kadang aku berpikir
Ketika melihat adikku saat ini
Aku tak memiliki banyak waktu lagi
Untuk kuhabiskan dengannya
Aku takkan lagi bertengkar karena hal sepele, tidak ada yang mengalah, walau akhirnya saling meminta maaf dan berbaikkan
Atau membicarakan film kartun dan komik baru apa yang seru
Semua akan Berubah
Semua Takkan Sama

Karena suatu saat nanti aku akan pergi
Meninggalkan mereka, meninggalkan semua di dunia ini
Kembali ke tempat
Menuju keabadian
Hidup yang adalah hidup sesungguhnya
Selamanya...


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Si Pita Hijau, Kuning, dan Merah

Ini pengalaman ospek yang lucu, menggemaskan sekaligus menyebalkan. Pasalnya, aku belum pernah mengalami hal seperti ini. Ini terjadi pagi hari saat hari pertama OKK, ospek untuk Universitas di Depok berlangsung. Jam 7 pagi kami semua harus berkumpul, tapi aku dan teman-temanku malah berjalan santai berlenggang kangkung bak putri solo yang memakai kebaya rapat jaman dahulu. Jadi pada intinya, kita jalannya santai aja padahal ada kakak senior berjakun yang jagain dan ternyata kita nggak boleh naik bikun(alat transport)ke balairung, tempat berkumpul dan acara berlangsung. Otomatis, kita mesti lari-larian dari teknik melewati ekonomi, melewati jalan diantara FIB dan FISIP. Ngos, ngos. Pemeriksaan. Cek list, pass... Jalan santai lagi sambil menikmati hawa sejuk yang agak menusuk kulit tapi pemandangan hijaunya daun menyegarkan sekali. Kami seperti menganggap ini adalah jalan santai, jalan pagi bagi para manula untuk menghindari osteoporosis. Sementara, senior-senior berjakun sudah ber...

THE END

THE END. ADIOS.

Salam Perpisahan

Halo semua, ini mungkin jadi sapaan terakhir. Mohon maaf kalau terakhir hanya ada dua kata tanpa cuap-cuap perpisahan. Akhirnya, aku memutuskan untuk menulis satu post lagi. Di post dua kata sebelumnya, aku memang berniat untuk menyudahi blog ini. Bukan berarti aku akan berhenti menulis. Tidak, tidak. Menulis adalah bagian hidupku yang tidak bisa kutinggalkan. Kalau ada anugerah Tuhan yang bisa aku miliki, menulis adalah satu-satunya hal yang aku tahu bisa dikembangkan lebih dalam lagi. Mungkin (ini masih mungkin), aku akan membuat blog baru dengan nama baru. Aku sudah lama memikirkannya. Blog baru aku akan kuberi nama dengan anagram dari nama asliku. Blog baru-ku pastinya akan lebih membosankan dari blog ini. Jadi, bagi kamu-kamu yang sudah setia bersama blog ini, selama 9 tahun, terima kasih banyak. O yah, kenapa blog yang baru akan lebih membosankan? Karena isinya akan seputar opiniku mengenai politik dan SARA, pendidikan dan isu sosial di masyarakat, komentar kuli...